October 5, 2022

DIDIK NINI THOWOK

entertainment

Tarian Khas Didik Nini Thowok

Tarian Khas Didik Nini Thowok

Tari Dwimuka

Setiap seniman memiliki kekhasan tertentu baik dalam berkarya maupun melestarikan karyanya, demikian pula dengan Didik Nini Thowok.

Mengolah, menghidupkan, dan memberi arti pada rangkaian gerak, itulah kesejatian penari.

Didik Nini Thowok

Dengan demikian, gerak dalam tari menjadi lebih hidup, bermakna, dan memiliki daya pesona. Hal inilah yang membedakan seni tari dengan seni yang lain. Awal mula melesatnya nama beliau yaitu karena keunikannya yang tampil sebagai penari “perempuan” dan unsur humor yang selalu beliau sajikan dalam setiap kesempatan berpentas.Beliau selalu memanfaatkan potensi yang ada secara kreatif untuk menemukan jati diri. Melalui upaya eksplorasi yang tiada henti, gerakan tubuhnya bisa begitu plastis, elastis, dinamis, dan juga manis. Sosoknya menjadi sangat controversial dan yang menjadi trademark dan selling point dari seorang Didik Nini Thowok. Kiprahnya sebagai penari, pencipta tari dan juga penata tari terus beliau kembangkan karena kecintaannya pada dunia seni tari yang begitu besar.

Beberapa tarian yang begitu khas dengan Didik Nini Thowok berkaitan dengan tari dwimuka antara lain yaitu:

1. Dwi Muka Jepindo

Menggambarkan dua karakter yang berbeda, kolaborasi antara Jepang dan Indonesia.Tarian ini menonjolkan tekhnik permainan topeng dari dua karakter yang berbeda, yang bersumber pada tarian tradisi. Dalam koreografinya Didik Nini Thowok memadukan unsur-unsur gerak komedi yang merupakan ciri khasnya.

Dalam konsep karya tarinya, Didik Nini Thowok selalu coba mengungkapkan melalui tata rancang desain gerak, properti, dan rias wajah serta aneka aksesori busana yang ganjil atau diluar kewajaran. Dari sisi gerak, diungkapkan dengan plesetan gerak yang dilebih-lebihkan atau diselewengkan sedemikian rupa. Upaya melebih-lebihkan dan menyelewengkan gerak itu merupakan hasil eksplorasi seantero tubuh dengan segala kemungkinan gerak yang mampu mencuatkan desain komikal.

2. Topeng Walang Kekek

Mengekspresikan beberapa karakter wanita yang berbeda dengan topeng dan gerak-gerak komedi. Pada dasarnya semua tarian ciptaan beliau selalu menunjukkan karakter khusus yang beliau garap dengan serius untuk menimbulkan desain yang teatrikal.

3. Topeng Pancasari

Merupakan perpaduan gerak tradisi jawa, Bali, India dan Cina sebagai dasar gerak pencipta dengan unsur-unsur gerak modern dari hasil kreativitasnya melalui ketrampilan, kecerdasan & imajinasi yang dimilikinya.